Oleh: islam feminis | Juli 21, 2007

“Tapi Perempuan itu telah Dirajam”

890499_roses_1.jpg

Kemudian dia mendatanginya dan bertanya, ‘apa yang engkau lakukan?’ Usman menjawab, ‘Dia melahirkan setelah enam bulan pernikahannya. Apakah ini lazim?’ …

—————————————————————

“Tapi Perempuan itu telah Dirajam”

 

Imam Malik meriwayatkan di dalam kitab Al-Muwaththa’, juga para tokoh Ahlusunah lainnya meriwayatkan di dalam kitab-kitab tafsir maupun kitab hadis melalui sanad dari Ba’jah bin Abdullah Jahanni yang berkata, “Seseorang dari kami menikahi wanita dari Juhainah. Setelah enam bulan dia melahirkan seorang bayi. Karena itu, suaminya pergi menemui Usman bin Affan dengan menceritakan kisah itu. Kemudian Usman memerintahkan untuk merajam wanita itu.

Ali bin Abi Thalib mendengar hukum yang dikeluarkan Usman tersebut. Kemudian dia mendatanginya dan bertanya, ‘apa yang engkau lakukan?’ Usman menjawab, ‘Dia melahirkan setelah enam bulan pernikahannya. Apakah ini lazim?’

Ali bin Abi Thalib berkata, ‘Tidakkah kamu mendengar firman Allah, “Dan perempuan-perempuan menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh. (QS Al-Baqarah: 233) “Masa mengandung dan menyapihnya selama tiga puluh (30) bulan”. (QS Al- Ahqaf:15). Hitunglah sisanya, tidak ada kecuali enam (6) bulan’.

Usman bin Affan berkata. “Demi Allah, aku tidak memahaminya. Hadirkan perempuan itu.’ ‘Tapi dia telah dirajam. ‘Jawab salah seorang. Saudara perempuan itu pernah mendengar ucapannya sebelum dirajam, ‘Wahai saudaraku, demi Allah tiada seorang pun menyentuh kemaluanku, kecuali suamiku.’

Maka bayi yang lahir itu pun tumbuh dewasa. Lelaki yang menuduh istrinya berzina itu mengaku bocah yang tumbuh sangat mirip dengannya. Kemudian anggota tubuh lelaki itu satu persatu copot di pembaringannya.”[1]

[1] Al-Muwaththa’ 2: 625 kitab al-hudud, Sunan al-Baihaqi, Jami’ Bayan al-Ilmi wa Fadhilihi, Tafsir Ibnu Katsir, Taysir al-Wushul, Ad-Durr al-Mansur, Umdah al-Qaqi.

Keterangan, berdasarkan ayat al-Qur’an:

Masa menyusui, ialah 2 tahun.

2 tahun = 24 bulan

Masa menyusui + masa hamil = 30 bulan,

Sementara masa menyusui ialah 24 bulan, maka sisanya ialah 6 bulan yang merupakan masa hamil. Dan 6 bulan merupakan waktu minimal masa hamil.

[ED / islam feminis, dinukil dari buku ‘Kenapa Mesti Ali’ karya Mehdi Faqih Imani halaman 148]


Responses

  1. Wow….terima kasih atas informasinya.
    Memang Al Qur’an sebenarnya sumber ilmu…jika kita mau mengkaji. Tetapi sayangnya istilah mengaji Al Qur’ an adalah hanya sebatas membaca (masih lafal Arabnya).
    Tentang 6 bulan tsb sepertinya secara medis memang sangat mungkin ya…

  2. Sama-sama.
    Terima kasih pula atas kunjungannya.

  3. Asumsi: riwayat tsb benar seperti yang diceritakan.

    Menurut saya, ini salah satu bahayanya jika hukum itu berpusat pada satu orang. Meski dia khalifah, tapi bisa saja ilmunya tidak mencukupi.

    Mengapa tidak ada majelis hakim yang meneliti perkara dg teliti sebelum kemudian menjatuhkan keputusan?
    Apa adil bagi si istri itu? Dibunuh karena bukan kesalahannya?
    Apa yang dilakukan Ustman untuk menebus kesalahannya?
    Menghilangkan nyawa manusia tanpa pembenaran itu besar sekali dosanya, CMIIW.

    Pertanyaan: apa asumsi saya diatas benar?

    ———————————–

    Islamfeminis:
    Cerita itu benar adanya.

  4. Pertanyaan: Apakah Islam agama teroris?
    Jawaban: Tidak ada agama yang mengajarkan umatnya untuk menjadi teroris.

    Tetapi, di dalam Al-Qur’an, ada banyak sekali ayat-ayat yang menggiring umat untuk melakukan hal-hal yang tidak manusiawi, seperti: kekerasan, anarki, poligami dengan 4 istri, anggapan selain muslim adalah orang kafir, dsb. Sikap-sikap tersebut tidak sesuai lagi dengan norma-norma kehidupan masyarakat modern.

    Al-Qur’an dulu diracik waktu jaman tribal, sehingga banyak ayat-ayat yang tidak bisa dimengerti lagi seperti seorang suami diperbolehkan mempunyai istri 4. Dimana mendapatkan angka 4? Kenapa tidak 10, 25 atau bahkan 1000? Dalam hal ini, wanita tidak lagi dianggap sebagai manusia, tapi sebagai benda terhitung dalam satuan, bijian, 2, 3, 4 atau berapa saja. Terus bagaimana sakit hatinya istri yang dimadu (yang selalu lebih tua dan kurang cantik)? Banyak lagi hal-hal yang nonsense seperti ini di Al-Qur’an. Karena semua yang di Al-Qur’an dianggap sebagai kebenaran mutlak (wahyu Tuhan), maka umat muslim hanya menurutinya saja tanpa menggunakan nalar.

    Sedangkan, tidak ada saksi dan bukti untuk memverifikasi dan memfalsifikasi apakah isi Al-Qur’an betul-betul wahyu dari Tuhan atau bukan? Yang dapat dikaji secara obyektif adalah isi atau ajaran yang dikandung Al-Qur’an itu apakah ia sesuai dengan dan mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan, seperti cinta kasih, kesetiaan, ketabahan, rajin bekerja, kejujuran, kebaikan hati atau mengajarkan kebencian dan kekerasan?

    Saat ini, banyak pengemuka muslim yang berusaha menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an supaya menjadi lebih manusiawi. Tapi usaha ini sia-sia saja karena ayat-ayat Al-Qur’an itu semuanya sudah explisit sekali. Sehingga tidak bisa ditawar lagi. Disamping itu, pemuka muslim atau siapa saja yang coba-coba memberi tafsiran yang lebih manusiawi tentang Al-Qur’an pasti mendapatkan ancaman terhadap keselamatan fisiknya.

    Jadi umat muslim terjebak.

  5. untuk B Ali
    apakah anda sudah menelaah Al Qur’an secara keseluruhan, jangan anda menilai satu buku hanya karena salah satu isinya saja dan bahasa Al qur’an itu bukan bahasa biasa tapi memerlukan penafsiran, untuk itulah mengapa Allah menurunkan Al Qu’an berikut dengan padanannya yaitu para imam….
    sebenarnya saya marah membaca surat anda tapi Alhamdulillah saya saya makin yakin dengan agama saya dan semoga Allah mengampuni dan memberi anda hidayah kepada anda.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: